TAKALAR | POROS RAKYAT NEWS.ID – acara A’lammang yang dilakukan setelah panen pertama merupakan suatu tradisi yang telah mendarah daging di kalangan masyarakat Desa Lantang dan Kale Lantang Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar.
Kabupaten Takalar yang kaya akan Keanekeragam budaya dan Banyak pihak yang penuh semangat melestarikan budaya, tak terkecuali generasi muda dan penerusnya.Mereka tak pernah lelah merawat kebudayaan dengan caranya masing-masing.
mengajarkan bagaimana cara yang baik untuk mencintai budaya acara a’lammang di desa Lantang, inilah sebagai bukti kuat yang di lakukan oleh Dr.H.Hengky Yasin S.Sos.,MM Calon Bupati Takalar 2024 dalam kunjungannya.
Mengendarai sepeda motor di dampingi sang istri bersama anggota dewan PKB terpilih DPRD kabupaten takalar dan sahabat HHY dalam menghadiri undangan Tokoh Masyarakat dan para warga Desa Kale Lantang dan Desa Lantang.
sepanjang jalan Satu hal yang unik yang di lihat dan di rasakan oleh H.Hengky Yasin, terlihat pembakaran Lemang di depan rumah warga sehingga desa menjadi ramai.
Dalam perjalanan ini, H.Hengky Yasin juga menjelaskan Dengan pesta adat kita lestarikan budaya lokal, mendukung perekonomian petani, Penguatan demokrasi politik, pemeliharaan ketertiban dan keamanan dan sekaligus melestarikan nilai budaya serta sebagai ungkapan rasa syukur.
Lanjut menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Desa Lantang dan Kale Lantang atas perhatian yang luar biasa dan terkait dengan acara pesta Adat A’lammang yang merupakan warisan budaya dari para leluhur juga merupakan sebuah media untuk mempertemukan kita semua di tempat ini karena adat dan budaya tidak bisa di pisahkan ” ujar H.Hengky Yasin
“acara adat A’lammang ini patut dilestarikan dan dipertahankan karena merupakan budaya lokal. Jika bukan kita, siapa lagi karena tidak semua orang mampu menjaga komitmen dalam mempertahankan warisan budaya para leluhur,” Tutur H.Hemgky Yasin
Diketahui kunjungan HHY, ada 12 Titik Undangan Silaturahim kepadaTokoh Masyarakat Desa Kale Lantang dan Desa Lantang yakni Mulai di kediaman Daeng Tompo, H. Lalang, Daeng Sila, Daeng Sompa, Daeng Nanring, Daeng Nyaling,
Daeng Mile, Daeng Tarang, Daeng Lu,Daeng Kawang, Daeng Sanre dan terakhir di rumah Daeng Jarung.
Terpisah, Masyarakat membutuhkan sosok pemimpin yang adil dan sederhana alasannya, dua sifat itu merupakan barang mewah yang belum dimiliki kebanyakan elite yaitu sikap menghargai adat dan budaya, kami bersama keluarga merindukan HHY.”ungkap keluarga Daeng Sila
LP : (MEDIA CENTER HHY)