Kronologi Kejadian peristiwa yang terjadi pada Jumat (10/4/2026) ini terungkap setelah pihak pengelola menyadari hilangnya puluhan paket dari area operasional lantai 2. Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat seorang pria mengangkat sambah dalam sebuah karung yang tampak sangat berat dia tarik kemobil.
āPria tersebut terlihat bersusah payah membawa karung itu menuju mobil pengangkut sampah yang sedang melintas. Tanpa menaruh curiga sedikit pun terhadap bobot karung yang tidak wajar, ia langsung menaikkan āsampahā tersebut ke atas armada pengangkut.
āāIronisnya, karyawan tersebut sama sekali tidak merasa janggal mengapa sampah yang dia bawa jauh lebih berat dari biasanya,ā ujar salah satu sumber di lokasi.
āPihak J&T Lakukan Konfirmasi
āMenyadari ada yang tidak beres, pihak manajemen J&T segera melakukan pengecakan CCTV danĀ koordinasi dengan sopir mobil sampah yang bertugas saat itu. Pihak sopir meminta meminta untuk memeriksa rekaman CCTV guna memastikan apakah karung tersebut benar-benar terbawa oleh armada sampah.
āSopir Mobil Sampah Membantah
āMeski rekaman CCTV telah diperlihatkan secara jelas, situasi sempat memanas. Setelah melihat rekaman yang dikirimkan, sopir mobil sampah tersebut kabarnya enggan mengakui bahwa anggotanya atau armadanya telah mengambil paket tersebut, meskipun bukti visual menunjukkan aktivitas bongkar muat karung yang dimaksud.
āLokasi J&T Kelurahan Barombong, Kec. Tamalate, Makassar waktu10 April 2026
ājumlah kerugian 38 Paket pelanggan
āpenyebab Kelalaian karyawan yang salah mengidentifikasi karung paket sebagai sampah status Terakhir Bukti CCTV sudah dikantongi, namun pihak pengangkut sampah masih melakukan penyangkalan.
āHingga berita ini diturunkan, pihak J&T masih berupaya melakukan mediasi dan mencari solusi terbaik terkait nasib puluhan paket konsumen yang telanjur masuk ke tempat pembuangan akhir tersebut.
























