ALOPO | POROSRAKYATNEWS.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo mengambil langkah strategis dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI terkait penguatan ketahanan pangan. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kota Palopo.
Kegiatan penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2026 tepat pukul 09.45 WITA di Kota Palopo. Kolaborasi ini difokuskan untuk memperkuat sinergi antarinstansi, khususnya dalam mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Melalui kerja sama ini, warga binaan Lapas Palopo akan mendapatkan pendampingan, dukungan teknis, serta pelatihan intensif di bidang pertanian, perikanan, dan pangan. Pemanfaatan potensi dari kedua instansi ini diharapkan mampu membekali para warga binaan dengan pengetahuan serta keterampilan praktis yang bernilai ekonomis.
Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, menegaskan bahwa sinergi lintas instansi ini merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas pembinaan di dalam lapas, sehingga warga binaan memiliki kemampuan yang produktif setelah bebas nanti.
”Melalui perjanjian kerja sama ini, kami berharap terbangun sinergi yang berkelanjutan dengan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kota Palopo. Kami ingin memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengembangkan potensi, memperoleh keterampilan, dan meningkatkan kemandirian sebagai bekal setelah menjalani masa pidana,” ujar Jose Quelo.
Lebih lanjut, kolaborasi ini dirancang bukan sekadar bentuk koordinasi administratif semata, melainkan akan diwujudkan melalui program-program kerja nyata yang langsung menyentuh aspek produktivitas warga binaan.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, Lapas Kelas IIA Palopo menegaskan komitmennya untuk terus menggandeng pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan (stakeholders).
Hal ini sejalan dengan visi besar pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial agar warga binaan dapat kembali berperan positif di tengah masyarakat.
Laporan: Bdm



















