MAMUJU | POROSRAKYATNEWS.ID – Festival Nelayan Mamuju Keren yang diselenggarakan di Kawasan Rumah Nelayan Modern (KNMP) Sumare sukses menyedot perhatian publik. Perhelatan tahunan ini tidak hanya menjadi ajang selebrasi budaya pesisir, tetapi juga menjadi momentum strategis penguatan ekonomi masyarakat melalui sinergi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Barat dan PT Bank Sulselbar Cabang Mamuju.
Kehadiran kedua lembaga keuangan tersebut membawa dampak nyata bagi kesejahteraan nelayan kecil di Bumi Manakarra, mulai dari pengendalian harga pangan hingga akses permodalan yang lebih mudah.
Bank Indonesia Sulawesi Barat mengambil peran krusial dalam festival ini dengan menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM). Langkah integratif ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat nelayan di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Humas Bank Indonesia Sulawesi Barat, Nurhadi, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsep penyelenggaraan festival tahun ini. Ia menilai kolaborasi di lapangan berjalan sangat efektif dalam menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat.
”Kami sangat mengapresiasi antusiasme dan keteraturan pelaksanaan festival ini. Integrasi pelayanan Gerakan Pangan Murah adalah langkah cerdas untuk mengendalikan inflasi sekaligus memastikan masyarakat nelayan mendapatkan akses pangan berkualitas dengan harga terjangkau,” ujar Nurhadi di sela-sela kegiatan.
Di sisi lain, PT Bank Sulselbar Cabang Mamuju hadir memberikan solusi konkret bagi persoalan klasik yang dihadapi nelayan: keterbatasan modal. Kepala Cabang Bank Sulselbar Mamuju, Romy Thaha, bahkan menginstruksikan timnya untuk turun langsung ke lokasi guna memberikan pelayanan jemput bola.
Selama festival berlangsung, Bank Sulselbar membuka layanan khusus berupa sosialisasi dan kemudahan pengajuan kredit ringan dengan bunga rendah yang dikhususkan bagi nelayan kecil. Program ini dirancang untuk membantu nelayan melakukan peremajaan alat tangkap guna meningkatkan produktivitas melaut.
”Festival ini adalah momentum tepat bagi kami untuk jemput bola. Kami ingin memastikan nelayan tidak lagi kesulitan modal untuk operasional maupun pembaruan sarana tangkap. Sinergi ini adalah wujud nyata komitmen Bank Sulselbar dalam menggerakkan ekonomi sektor kelautan dan perikanan di Mamuju,” tegas Romy Thaha.
Kolaborasi antara Bank Indonesia yang fokus pada stabilitas ekonomi makro dan Bank Sulselbar yang mendorong pembiayaan produktif menciptakan ekosistem pendukung yang kuat bagi masyarakat pesisir Sumare.
Masyarakat dan para pelaku usaha perikanan di KNMP Sumare menyambut hangat kemudahan layanan yang diberikan. Sinergi ini diharapkan menjadi model berkelanjutan untuk mewujudkan Mamuju yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Keberhasilan festival tahun ini menjadi bukti bahwa ketika sektor perbankan turun langsung menyentuh lini terbawah masyarakat, dampak kesejahteraan yang dihasilkan akan jauh lebih terasa dan bermakna.
Laporan : Bdm
























