JENEPONTO | POROSRAKYATNEWS.ID – Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Jeneponto, Ramdhani Bulaeng Pisuria, S.Pd., memaparkan sejumlah capaian dan perkembangan positif yang diraih sekolahnya dalam kurun waktu terakhir, Jumat (30/10/2026).
Peningkatan signifikan terlihat pada sektor infrastruktur. Pada tahun 2025 lalu, sekolah ini menerima bantuan rehabilitasi bangunan berupa renovasi dua ruang kelas serta pembangunan dua ruangan baru, yakni Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan fasilitas toilet yang lebih layak. Kehadiran sarana baru ini semakin mendongkrak kenyamanan serta kualitas proses belajar mengajar.
Prestasi non-akademik turut mengharumkan nama sekolah. Siswa SLB Negeri 1 Jeneponto berhasil menembus tingkat provinsi dalam ajang Fashion Show yang dihelat di SLB Negeri 2 Makassar pada tahun lalu. Capian ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah halangan bagi siswa berkebutuhan khusus untuk bersaing dan berprestasi di kancah yang lebih luas.
Saat ini, SLB Negeri 1 Jeneponto menaungi sekitar 40 siswa dengan beragam kebutuhan khusus—mulai dari hambatan penglihatan, pendengaran, intelektual, gerak, hingga spektrum autis—yang dididik oleh 14 tenaga pendidik berdedikasi tinggi.
Suasana belajar di sekolah ini kian semarak berkat kehadiran bantuan teknologi digital. Melalui program Smart Office dan pemanfaatan konten edukasi interaktif, para siswa kini menikmati metode belajar sambil bermain yang jauh lebih menarik.
”Semua mata pelajaran tersedia di sana — Matematika, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, dan lainnya. Setiap hari terjadwal, antusiasme siswa luar biasa. Bukan sekadar bermain, mereka benar-kelar belajar dengan gembira,” ujar Ramdhani saat dikonfirmasi awak media di Jalan Pammusu Dg Beta, Kelurahan Monro-Monro, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Inovasi pembelajaran juga merambah ke area luar kelas melalui fasilitas literasi dan numerasi interaktif. Dengan lantai yang bertuliskan angka, para siswa diajak mengenal konsep bilangan sambil bergerak dan melangkah secara aktif. Metode sederhana namun efektif ini terbukti ampuh meningkatkan motivasi siswa untuk rajin datang ke sekolah.
Tidak hanya fokus pada bidang akademik, SLB Negeri 1 Jeneponto secara konsisten membekali siswanya dengan keterampilan hidup (life skills) agar kelak siap mandiri dan berkarya di tengah masyarakat. Saat ini, terdapat empat jalur keterampilan unggulan yang dikembangkan: Tata Boga, Tata Rias, Pembuatan Souvenir dan Merangkai Bunga.
Hasil dari program vokasi ini pun mulai membuahkan hasil nyata. Tiga orang alumni kini telah terserap dan bekerja di berbagai perusahaan.
Keterampilan para siswa juga langsung diaplikasikan di lingkungan sekolah.
Setiap kali ada kegiatan sekolah, urusan konsumsi dipercayakan kepada siswa jurusan tata boga. Sementara itu, siswa jurusan tata rias kerap dilibatkan untuk membantu para guru dalam mempersiapkan diri pada acara-acara resmi sekolah.
”Kami tidak hanya mendidik mereka pintar di kelas, tapi juga memberi bekal agar mandiri dan dihargai di masyarakat. Semoga ke depannya SLB Negeri 1 Jeneponto terus berkembang dan semakin diakui keberadaannya,” pungkas Ramdhani penuh optimisme.
Laporan: Bdm
























