MAKASSAR | POROSRAKYATNEWS.ID – Ada momen menarik yang tampak di jalan Poros Barombong, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, situasi berbeda terjadi pada Minggu pagi (19/4/2026). Puluhan warga tumpah ruah ke jalan bukan untuk berdemonstrasi, melainkan bahu-membahu dalam aksi bersih bersih dengan giat kerja bakti sosial membersihkan lingkungan wilayah RW I Kelurahan Barombong.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua RW I Kel Barombong, H. Maskur. Sosok yang dikenal tegas namun santun ini merupakan seorang anggota Polri aktif yang mendedikasikan waktu liburnya untuk mengayomi warga di ranah sosial.
Kepemimpinannya yang mampu menggerakkan kesadaran hati nurani warganya patut ditauladani.
Ada pemandangan menarik dalam kerja bakti kali ini. Jika biasanya dominasi kerja bakti dilakukan oleh bapak-bapak, di wilayah RW I Barombong, kaum ibu-ibu justru terlihat sangat antusias dan mendominasi pergerakan pembersihan lingkungan di wilayahnya.
Hal ini dinilai warga sebagai buah dari gaya ketokohan H. Maskur selaku Ketua RW yang bijak dan inklusif. Menurut salah seorang warga, pendekatan H. Maskur yang mengedepankan kekeluargaan membuat warga merasa memiliki tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungannya.
”Pak RW itu orangnya sangat bijak. Beliau tidak cuma memerintah, tapi turun langsung. Itulah kenapa kami ibu-ibu di sini semangat semua ikut kerja bakti, karena merasa dihargai dan dirangkul,” ujar salah satu warga setempat.
Membangun Lingkungan dan Kedisiplinan, sebagai seorang anggota Polri, H. Maskur berhasil membawa nilai-nilai kedisiplinan ke dalam kerukunan bertetangga tanpa menghilangkan sisi humanisnya. Fokus utama kegiatan hari ini meliputi:
Pembersihan saluran drainase untuk mengantisipasi genangan.
Perapian tanaman liar di sepanjang jalan protokol kelurahan.
Pengumpulan sampah rumah tangga yang sempat menumpuk.
H. Maskur menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar urusan kebersihan, melainkan ajang silaturahmi antarwarga.
”Tujuan kita adalah lingkungan yang sehat. Tapi lebih dari itu, kebersamaan warga adalah kekayaan yang paling utama. Jika warga rukun, keamanan dan ketertiban lingkungan otomatis akan terjaga,” pungkasnya di sela-sela kegiatan.
Aksi sosial ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain di Kecamatan Tamalate, bahwa kolaborasi antara tokoh masyarakat, aparat, dan partisipasi aktif kaum perempuan dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan harmonis. (*)














